Kisah Misteri

Kisah Misteri Hantu Gayung, Jangan Baca Tengah malam

Kisah Misteri Hantu Gayung, Jangan Baca Tengah malam

Kisah Misteri Hantu Gayung, Jangan Baca Tengah malam

Halo semuanya, selamat datang. Kali ini aku dapat membawakan tema berkenaan cerita hantu. Cerita-cerita seram yang dapat membuatmu merinding dan bertanya-tanya, apa benar hantu itu ada. Saran buat kalian, jangan baca ini terhadap malam hari, karena semua yang terpampang di sini dari sebuah kisah nyata, barangkali termasuk mampu menggentayangi kalian ..
Bandar Taruhan
Biar jadi berkah, jangan lupa baca basmallah dulu sebelum saat membaca..
Bismillahirromanirrohim.. 🙂

Kisah Nyata dari Cerita Hantu
Saya ingatkan sekali lagi, jangan baca kisah Hantu nyata ini terhadap malam hari.

Cerita Hantu Misteri

Cerita Hantu Gayung

Pada malam hari di pondok putri Al-Ishlah Bondowoso Ada seorang anak perempuan hendak idamkan berak, tapatnya jam sembilan malam. Waktu itu sesungguhnya semua anak udah beranjak tidur, namun karena paksaan biologis, maka anak perempuan berikut pun menekatkan diri untuk pergi sendirian ke kamar mandi.

Biasanya jam udah larut layaknya itu, murit tidak boleh keluar, lebih-lebih sendirian. Kadang termasuk bawa anak lain sebagai teman biar gak sendirian saat muncul asrama. Tapi sekali lagi, paksaan dari didalam tubuh lah yang menyebabkan dia nekat dan tidak pandang kondisi.

Jam 9.00 itu saat yang udah lumayan malam, amat malahan. Karena di daerah itu, di daerah pondok berikut adalah daerah di mana jauh dari warga, lumayan jauh. Wilayah sekitar adalah sebuah sawah yang di tanami oleh pohon-pohon rindang.

Tidak ada lampu jalan maupun kendaraan yang melintas. Di pondok tersebut, suasana amat gelap gulita dan amat jarang termasuk ada kendaraan yang melintas. Mau kemana orang lain jikalau melewati jalan ini, jikalau apabila dia idamkan berkunjung di pondok tersebut.

Perempuan itu pun sedikit berlari terbilit-bilit karena saking kebeletnya.

Jika kamar mandi itu ada di didalam asrama, barangkali dapat lebih memudahkan dia untuk pergi, namun ini bukan. Dia perlu muncul dari asrama sendirian dan melewati lapangan yang gelap untuk pergi ke kamar mandi tersebut.

Dia melewati lapangan berikut dari pinggir. Mungkin sesungguhnya tidak amat jauh, namun udah lumayan untuk menyebabkan bulu kuduk merinding. Lampu yang tertera hanya ada di depan kamar asrama dan di depan kamar mandi yang hendak ia tuju.

Dia menuju lampu yang hanya muncul di depannya tersebut.

Ada dua kamar mandi yang berhimpitan di pondok itu. Dua kamar mandi berikut menghadap utara, selanjutnya ada sedikit daerah kecil di depannya yang biasa digunakan untuk mencuci baju para santri.

Masuklah perempun itu di kamar mandi sebelah timur.

Dalam kamar mandi itu terpadat tembok yang menyekat pada satu kamar mandi ke kamar mandi satunya lagi. Lalu di sedang tembok yang menghalangi dua kamar mandi berikut terkandung lubang yang tidak amat besar, dan termasuk tidak amat kecil. Cukup untuk memindahkan sebuah benda berupa, sabun, peralatan mandi dan sebagainya.

Sebelum masuk kamar mandi, perempuan itu mendapati ada seseorang yang mandi di sedang malam mencemkam itu, di kamar mandi sebelahnya, barat.

Perempuan itu pun tak peduli. Dia segera masuk dan membuang hajat. Terpikir dibenaknya, siapa ya yang mandi malam-malam begini. Tapi perempuan itu tetap fokus bersama dengan apa yang dia lakukan saat itu.

Bulu kuduk perempuan itu menjadi berdiri satu sama lain.

Jeeburr.. Jeburr.. Jeburr..

Suara air orang mandi itu tidak wajar, sepertinya dia idamkan buru-buru selesaikan mandinya. Dia mandi bersama dengan cepat sekali, entah berapa ember udah yang dia habiskan.

Waktu tetap berjalan, selama perempuan itu berdiam selesaikan hajatnya, selama itu termasuk orang yang mandi berikut mandi bersama dengan amat terburu-buru.

Rasa cemas menjadi menyelimutinya.

Saat hendak cebok, perempuan itu mengambil sabun dan lihat bak air yang ada di sana. Di dapati ternyata, dia tidak tahu jikalau gayung yang biasa buat mengambil air itu tidak ada.

Bagaimana caranya cebok jikalau gayungnya tidak ada?

Akhirnya bersama dengan memberanikan diri, perempuan itu bersama dengan suara sebiasa barangkali untuk meminjam gayung dari kamar mandi sebelah. Berkatalah perempuan tersebut,

“Baraaatt… Baraaattt… Pinjem gayungnya dong …”

Seketika itu, orang yang mandi disebelahnya segera berhenti total. Tidak ada lagi suara cipratan air yang terdengar di sana.

Lalu ada suara laki-laki yang keras, tinggi lagi menggelegar menjawap keinginan dari perempuan berikut ..

 

“JANGANKAN GAYUNG, KEPALA AJA NGGAK PUNYA ..”

Kunjungi Juga : Kisah Misteri

Seketika itu perempuan itu berlari muncul dari kamar mandi dan pergi ke menuju asrama sambil menjerit ketakutan.

Sesampai di asrama, semua anak yang ada di pondok perempuan itu bangun dan terkaget mendapati salah satu temannya yang berjongkok menangis ketakutan. Para santri berikut termasuk kaget karena temannya belum mengenakan celana. Di dekaplah perempuan berikut bersama dengan rasa risau selanjutnya ditanyai kenapa. Tapi perempuan berikut tetap tetap menagis tergeru-geru.

-Tamat-

Cerita ini aku dapatkan dari teman aku yang kakak perempuanya sendiri yang mengalami kisah ini saat berapa di pondok berikut dulu pas tetap dibangku SMA.

Bagaimana menurut kalian, apa hantu gayung berikut amat ada? tetap beranikah kalian pergi ke kamar mandi malam hari? ha.. haa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *