Kisah Misteri

Misteri Penampakan Perempuan Berkebaya di Ndalem Kemasan Surakarta

Misteri Penampakan Perempuan Berkebaya di Ndalem Kemasan Surakarta

Misteri Penampakan Perempuan Berkebaya di Ndalem Kemasan Surakarta

Ndalem Kemasan adalah sebuah rumah tua di Jalan Mashela Nomor 7 / Jalan Kemasan Nomor 7 Kepatihan Kulon, letaknya disebelah utara Pertigaan Jalan Sutan Syahrir, Surakarta. Ndalem Kemasan ini berdampingan dengan area Parkir Jemaat Gereja GBI.
Pasang Bola
Dulu rumah tua ini merupakan area tinggal Gusti Kangjeng Ratu Mas permaisuri Paku Buwono VI, (Raja Keraton Kasunanan Solo). Rumah ini dinamakan Ndalem Kemasan berarti area tinggal GKR Mas.

Ndalem kemasan ini sesudah itu diserahkan oleh Patih Sosrodiningrat II kepada sepupu PB IX (dari jalur ibu) yang bernama RM Truno Sentono seorang pejabat di kepatihan. Kemudian diwariskan kepada KRMH Purwo Pradoto, diwariskan kepada RM Ng Projo Suwito. Sekarang dihuni Budi Utomo keliru seorang cucu Projo Suwito, mantan Bupati Boyolali periode 1945 1947.

“Ada lebih dari satu perihal mistis setelah RM Ng Projo Suwito Wafat meninggalkan seorang isteri dan 7 orang anak,” ujar penggiat histori Surakarta, Soerojo.

Kondisi ekonomi jadi beban utama dengan hanya mengandalkan pensiun janda pegawai, ada seorang putera yang bernama Priyono disaat itu didalam kondisi prihatin kurang lebih th. 1970-an duduk termenung terhadap malam hari di Pendopo Ndalem Kemasan, tiba tiba antara menyadari dan tidak menyadari didatangi seorang perempuan berkebaya layaknya perempuan terhadap masa abad 19 sesudah itu berkata “Wis ngger ora sah ada masalah atimu, iki wis tekan titi wancine (sudah nak tidak wajib ada masalah hatimu, ini udah tiba waktunya).

Setelah berkata demikianlah perempuan itu lenyap, menyaksikan ini Priyono sesudah itu pagi harinya mengadukan terhadap ibunya Ny Projo Suwito yang berkata ,” O..kuwi sing rawuh eyangmu wis rasah wedi iki bakal ana pitulungan marang awakmu,” (O…itu yang singgah nenekmu, udah tidak wajib takut, ini bakal ada dukungan kepada kamu)”.

“Ternyata Priyono diterima di ITB dan lulus dengan baik, sesudah itu diterima bekerja terhadap sebuah perusahaan besar,” ungkapnya.

Dijelaskannya, ada suatu moment lagi, penghuni sekarang Budi utomo pernah ditemui wanita cantik yang tetap singgah berasal dari arah halaman Ndalem Kemasan sesudah itu menghilang. Rupanya depan halaman Ndalem Kemasan adalah jalur menuju jalur Widuran sebelum dibangun rumah rumah penduduk.

Suatu hari Budi Utomo tidur di area utaman Ndalem Kemasan antara menyadari dan tidak, tiba tiba ada sebuah tangan besar yang melayang layang terbang di atas sampai lebih dari satu selagi sesudah itu terdengar nada “Ismu gunting” .
Setelah lenyap lebih dari satu hari kemudian, kedatangan seorang tamu berasal dari Jawa Timur yang diberi petunjuk ada pengetahuan di Ndalem Kemasan, berada di keliru satu tiang (soko). Oleh Budi Utomo, tamu selanjutnya dipersilahkan menyita pengetahuan Ismu Gunting ini terkecuali mampu, setelah meditasi dan jalankan ritual untuk menyita pengetahuan ini ternyata tidak kuat jadi terpental dan jatuh pingsan, ternyata Ilmu ini tidak sembarang bida dimiliki oleh orang lain.

Sementara di halaman rumah masih ada pohon-pohon langka layaknya sawo manila, pohon wahyu tumurun, dan pohon bunga peking yang populer bakal empat warnanya. Juga lebih dari satu tanaman langka lain yang sekarang tengah dicoba untuk dibudidayakan di halaman rumah yang sebenarnya agak luas tersebut.

Penanaman pohon-pohon langka itu termasuk merupakan pitedah, atau petunjuk gaib yang diterima oleh para kerabat Ndalem Kemasan melalui mimpi-mimpi yang diterima oleh mereka. Di pojok timur depan rumah, terdapat sebuah tetenger unik

Ada moment mistis lagi, suatu malam Budi Utomo disaat tidur di area utama mendengar nada “Wadhag isikan banyu ” berulang lagi sesudah itu ditafsirkan bahwa Ndalem Kemasan ini merupakan suatu area air yang bakal ditimba oleh orang lain yang membutuhkan, maka tidak heran terkecuali banyak seniman berdatangan untuk menimba dan berdiskusi berkenaan seni teater seni tari dan pertunjukan

Kunjungi Juga : Kisah Misteri

Bahkan uniknya mahasiswa seni pertunjukan ISI terkecuali ujian praktik tidak di universitas namun di Ndalem Kemasan ini dengan mendatangkan dosen Penguji.

“Banyak para seniman lahir berasal dari ndalem kemasan ini layaknya teater Gidhag Gidhig,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *