Kisah Misteri

Misteri Peri Penunggu Waduk Cengklik Boyolali

Misteri Peri Penunggu Waduk Cengklik Boyolali

Misteri Peri Penunggu Waduk Cengklik Boyolali

Meski menyuguhkan panorama yang indah, Waduk Cengklik di Boyolali, Jawa Tengah ternyatan menyimpan kisah misteri yang melegenda.

Berdasarkan cerita histori yang beredar di masyarakat, Waduk Cengklik ini dibangun oleh Pura Mangkunegaran pada 1926 untuk irigasi pertanian.

Namun, lambat laun hal berikut ditinggalkan dan beralih ke sektor pariwisata.

Di balik itu semua, ternyata Waduk Cengklik Boyolali menyimpan kisah misteri yang melegenda, yaitu sosok peri. Hal berikut diungkap didalam unggahan pengelola akun Instagram @misterisolo, 31 Mei 2020 silam.

“Beberapa kisah mistis yang sampai sekarang masih sering jadi buah bibir. Salah satunya mengenai peri yang sering berinteraksi bersama lebih dari satu masyarakat yang melewati waduk ini,” ujar dia.

Dalam unggahan berikut dijelaskan pula bentuk peri yang dimaksud. Adapun penampakannya berwujud perempuan cantik dan harum. Namun, kadang waktu ada pula sosok peri yang berwujud menakutkan, seperti wajah rata, wajah hancur dan terhitung binatang buas.

“Pada th. 2017, waduk ini digemparkan bersama kisah seorang pengemudi motor yang tiba-tiba linglung disaat melewati waduk ini. Menurut kesaksiannya, sang pengendara motor tiba-tiba merasakan seorang perempuan membonceng motornya dan menjadi mengajak bercakap-cakap. Dari situ pengendara motor tidak ingat lagi apa yang dialami sampai akhirnya tersadar masuk ke didalam sungai kecil di tempat Andong, 20 kilometer dari waduk ini,” ungkap dia.

Mitos Tumbal Nyawa
Selain cerita misteri sosok peri di Waduk Cengklik, ada pula mitos mengenai tumbal yang masih beredar di sedang masyarakat.

Konon, penunggu Waduk Cengklik Boyolali menghendaki tumbal nyawa setiap tahunnya. Hal ini dikaitkan bersama adanya masalah orang tenggelam sampai mayat korban pembunuhan yang dibuang di Waduk Cengklik.

“Dari pemancing yang tenggelam sampai moment pembunuhan yang mayatnya dibuang atau ditemukan di tempat ini merupakan hal yang teratur tiap tahunnya,” memahami dia.

Bahkan, lebih dari satu orang terhitung kedapatan dulu mengikis benda yang dikira keramat ke Waduk Cengklik ini. Hal berikut telah sering ditunaikan oleh masyarakat sejak puluhan th. yang lalu.

“Hal ini yang membawa dampak waduk ini jadi waduk yang membawa aura mistis yang hitam disaat malam tiba-tiba. Selalu berdoa dan berhati-hati adalah hal yang kudu ditunaikan disaat menjamah tempat ini,” tutup dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *