Kisah Misteri

Misteri Sejarah Terbesar yang Mungkin Tak Akan Pernah Terpecahkan

Misteri Sejarah Terbesar yang Mungkin Tak Akan Pernah Terpecahkan

Misteri Sejarah Terbesar yang Mungkin Tak Akan Pernah Terpecahkan

Ada sebagian misteri sejarah yang barangkali tidak dapat pernah terkendali dikarenakan tidak ada bukti yang kuat.
FS88BET
Terkadang, itu dikarenakan materi galian yang relevan sudah hilang atau web site arkeologi sudah dihancurkan, bisa juga dikarenakan bukti baru tidak barangkali nampak atau bukti yang masih ada amat kabur untuk mengarahkan para pakar ke sebuah konsensus.

Kurangnya jawaban atas sejarah hanya memicu teka-teki ini lebih menarik untuk dibahas lebih dalam.

Mengutip berasal dari Live Science, Rabu (3/3/2021), ada 9 pertanyaan historis yang tidak punyai penjelasan sejarah yang pasti.

1. Siapakah Jack the Ripper?

Pada th. 1888, Jack the Ripper membunuh setidaknya lima wanita di London sesudah itu memutilasi tubuh mereka.

Sejumlah surat yang dianggap berasal dari Ripper dikirim ke polisi, isinya yaitu mengejek usaha petugas untuk mendapatkan Ripper, namun perihal ini masih jadi pembicaraan dikarenakan belum diketahui apakah benar Ripper yang mengirimnya.

Nama “Jack the Ripper” berasal berasal dari surat-surat yang dikirim tersebut.

Tak mesti dikatakan, Ripper tidak pernah ditemukan, dan selama bertahun-tahun sudah banyak orang sudah diangkat sebagai kandidat yang memungkinkan.

Sebuah buku baru-baru ini menunjukkan bahwa seorang wanita bernama Lizzie Williams adalah Ripper, walaupun pakar Ripper lainnya meragukannya.

Tampaknya tidak barangkali identitas sebenarnya berasal dari Ripper dapat diketahui bersama dengan pasti.

2. Dimana Jimmy Hoffa?

Pemimpin serikat pekerja yang dikenal dikarenakan keterlibatannya dalam kejahatan terorganisir menghilang di Oakland County, Michigan, pada tanggal 30 Juli 1975,

Saat ini ia dianggap sudah meninggal namun identitas pembunuhnya dan wilayah tubuhnya masih jadi misteri.

Polisi dan antropolog forensik sudah melacak sejumlah web site di Detroit dan Oakland County dapat namun tidak mendapatkan hasil.

Salah satu teori tenar adalah bahwa tubuh Hoffa dimakamkan di bawah Stadion Giants di New Jersey, namun teori ini sudah dibantah.

Sebelum kematiannya pada th. 2006, Richard “The Iceman” Kuklinski, seorang pembunuh bayaran, mengaku sudah membunuh Hoffa dan menyingkirkan tubuhnya di daerah pembuangan sampah.

Seorang penulis bernama Philip Carlo mendatangi Kuklinski di penjara sebelum akan dia meninggal dan menulis sebuah buku berkenaan pengakuan Kuklinski.

Setelah buku itu keluar, sejumlah petugas polisi mencurigakan pengakuan tersebut dalam wawancara media. Seiring berlalunya waktu, tampaknya semakin tidak barangkali jenazah Hoffa bisa ditemukan.

3. Dimana makam Cleopatra?

Penulis kuno mengklaim bahwa Cleopatra VII dan kekasihnya, Mark Antony, dimakamkan bersama dengan di sebuah makam sesudah kematian mereka pada 30 SM.

Penulis Plutarch (45-120 M) menulis bahwa makam itu terdapat di dekat kuil Isis, seorang dewi Mesir, dan merupakan monumen tinggi dan indah yang memuat harta karun yang terbuat berasal dari emas, perak, zamrud, mutiara, kayu hitam, dan gading.

Akan namun hingga saat ini wilayah makam senantiasa jadi misteri.

Pada th. 2010, Zahi Hawass, mantan menteri barang antik Mesir, jalankan penggalian di sebuah web site dekat Alexandria yang sekarang disebut Taposiris Magna, yang memuat sejumlah makam yang berasal berasal dari masa kala Cleopatra VII memerintah Mesir.

Sementara banyak penemuan arkeologi yang menarik dibuat, makam Cleopatra VII tidak juga yang dilaporkan Hawass dalam serangkaian rilis berita.

Para arkeolog sudah mencatat bahwa walaupun makam Cleopatra masih bertahan hingga hari ini, makam itu barangkali dijarah bersama dengan berat dan tidak bisa diidentifikasi.

4. Siapa yang membunuh John F. Kennedy?

Ini barangkali misteri terbesar dalam sejarah Amerika yang tidak dapat pernah terpecahkan.

Pada 22 November 1963, Presiden John F. Kennedy ditembak di Dallas oleh Lee Harvey Oswald, walaupun sebagian berspekulasi bahwa dia bukan satu-satunya penembakan.

Pada 24 November 1963, sebelum akan Oswald diadili, Oswald ditembak secara fatal oleh pemilik klub malam Jack Ruby.

Penjelasan yang paling diterima secara luas adalah bahwa Oswald membunuh JFK sendiri dan Ruby membunuh Oswald, atas kemauannya sendiri.

Motivasi Ruby menembak Oswlad yang diketahui adalah untuk menghindari Jacqueline Kennedy berasal dari masalah Oswald yang ulang ke pengadilan.

Namun masih ada sejumlah besar sejarawan profesional, bersama dengan bersama dengan banyak amatir, yang tidak setuju bersama dengan penjelasan ini.

Sejak kematian JFK, banyak penjelasan alternatif sudah dikemukakan oleh sejarawan dan amatir.

Mengingat bahwa bukti baru yang penting tidak barangkali muncul, konsensus yang pasti barangkali tidak dapat pernah tercapai.

5. Apakah ada lubang duwit di Pulau Oak?

Selama lebih berasal dari dua abad, cerita sudah beredar bahwa Pulau Oak, yang terdapat di terlepas Nova Scotia, Kanada, punyai lubang harta karun terpendam – yang dianggap ditinggalkan oleh Kapten bajak laut William Kidd (1645-1701).

Selama saat itu, banyak ekspedisi yang menelan ongkos jutaan dolar sudah jalankan perjalanan ke pulau itu untuk melacak harta karun yang hilang, namun tidak berhasil.

Meskipun berabad-abad melacak tidak ada harta karun yang ditemukan di Pulau Oak, namun perihal itu tidak menghentikan orang untuk mencoba menemukannya.

Pertunjukan History Channel yang disebut “Curse of Oak Island” ikuti ekspedisi zaman modern; pertunjukan baru saja diperbarui untuk musim keempat pada th. 2016.

6. Apakah harta karun Copper Scroll itu nyata?

Kisah harta karun lain yang barangkali tidak dapat pernah terkendali adalah pada th. 1952, sebuah gulungan tembaga ditemukan oleh para arkeolog di sebuah gua, bersama dengan bersama dengan Gulungan Laut Mati lainnya, di web site Qumran.

Seperti namanya, postingan itu diukir di atas gulungan tembaga.

Gulungan itu mencatat sejumlah besar harta karun emas dan perak yang tersembunyi, namun sebagian pakar yakin bahwa itu tidak barangkali ada.

Gulungan tersebut berasal lebih berasal dari 1.900 th. ke masa kala Kekaisaran Romawi menguasai wilayah Qumran.

Ada sejumlah pemberontakan melawan pemerintahan Romawi pada saat gulungan itu ditulis, dan para ilmuwan berhipotesis bahwa harta karun itu disembunyikan untuk menghambat penangkapannya oleh pasukan Romawi.

Apakah harta karun itu nyata, di mana tepatnya disembunyikan, apakah pernah ditemukan dan apakah masih ada hingga saat ini adalah seluruh misteri yang barangkali besar tidak dapat pernah terpecahkan.

7. Bagaimana nasib Tabut Perjanjian?

Pada 587 SM, tentara Babilonia, di bawah Raja Nebukadnezar II berhasil menaklukkan Yerusalem, sesudah itu menjarah kota dan menghancurkan Kuil Pertama, sebuah bangunan yang digunakan oleh orang-orang Yahudi untuk menyembah tuhan.

Kuil Pertama memuat Tabut Perjanjian, yang memuat loh batu yang mencatat 10 Perintah Allah.

Nasib Tabut itu kini tidak jelas, sumber-sumber kuno menunjukkan bahwa Tabut itu dibawa ulang ke Babilonia atau disembunyikan sebelum akan kota itu direbut.

Mungkin juga Tabut Perjanjian itu hancur selama penjarahan kota, dan wilayah keberadannya tidak paham saat ini.

Sejak menghilangnya, sejumlah cerita dan legenda berkenaan nasib Tabut tersebut sudah diceritakan.

Satu cerita menunjukkan Tabut itu pada akhirnya hingga ke Ethiopia, di mana ia disimpan hingga sekarang.

Cerita lain mengatakan Tabut itu tersembunyi secara ilahi dan tidak dapat nampak hingga seorang mesias tiba.

8. Apakah Taman Gantung Babilonia itu nyata?

Penulis kuno melukiskan serangkaian taman mengagumkan yang dibangun di kota kuno Babilonia di Irak zaman modern.

Tidak paham kapan taman ini dibangun, namun sebagian penulis kuno amat terkesan bersama dengan taman tersebut supaya mereka menyebutnya sebagai “keajaiban dunia”.

Sekitar 250 SM, Philo berasal dari Byzantium menulis bahwa Taman Gantung punyai tanaman yang dibudidayakan pada ketinggian di atas permukaan tanah, dan akar pohon tertanam di teras atas daripada di tanah.

Sejauh ini, para arkeolog yang sudah menggali Babilonia tidak bisa mendapatkan sisa-sisa taman yang cocok bersama dengan gambaran tersebut.

Hal ini memicu para arkeolog bertanya berkenaan kebenaran berkenaan keberadaan taman gantung itu.

Pada 2013, Stephanie Dalley, seorang peneliti di Universitas Oxford, mengusulkan dalam sebuah buku bahwa taman itu sebenarnya terdapat di kota Niniwe di Asiria.

Selama dua dekade terakhir, baik Babilon maupun Niniwe sudah mengalami rusaknya akibat perang dan penjarahan, dan tampaknya misteri ini tidak dapat pernah terkendali sepenuhnya.

9. Apakah ada Kota Atlantis?

Menulis pada abad keempat SM, filsuf Yunani Plato menceritakan sebuah kisah berkenaan sebuah negeri bernama Atlantisthat yang ada di Samudra Atlantik dan konon menaklukkan sebagian besar Eropa dan Afrika pada zaman prasejarah.

Dalam ceritanya, orang Athena prasejarah menyerang balik Atlantis dalam konflik yang berakhir bersama dengan hilangnya Atlantis di bawah gelombang.

Meskipun tidak ada pakar yang yakin bahwa cerita ini benar, sebagian orang berspekulasi bahwa legenda tersebut barangkali saja diilhami oleh momen nyata yang berlangsung dalam sejarah Yunani.

Kunjungi Juga : Kisah Misteri

Salah satu kemungkinannya adalah bahwa peradaban Minoan, yang berkembang di pulau Kreta hingga lebih kurang 1400 SM, bisa mengilhami kisah Atlantis.

Meskipun Kreta berada di Mediterania, dan bukan di Atlantik, permukiman Minoan mengalami rusaknya gawat akibat letusan Thera, sebuah gunung berapi di Yunani.

Selain itu, para arkeolog mendapatkan bahwa Minoa pada akhirnya dikalahkan atau dipaksa untuk bergabung bersama dengan sekelompok orang yang disebut Mycenaean, yang tinggal di daratan Yunani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *