Kisah Misteri

Penuh Misteri, Ini Sosok Penunggu Tanjakan Emen Subang yang Kerap Menelan Korban

Penuh Misteri, Ini Sosok Penunggu Tanjakan Emen Subang yang Kerap Menelan Korban

Penuh Misteri, Ini Sosok Penunggu Tanjakan Emen Subang yang Kerap Menelan Korban

Tanjakan Emen adalah tidak benar satu daerah di Bandung, tepatnya perbatasan Cikole dan Ciater yang benar-benar tenar dikarenakan kerap sekali menelan korban jiwa. Bukan satu atau dua, di dalam rentang th. 2018 saja, udah puluhan nyawa melayang dikarenakan terlibat kecelakaan di sini.
Pasang Bola
Sesuai nama tanjakannya, Emen (Taing Bin Sanan) adalah sosok fenomenal yang disebut jadi penunggu utama tanjakan bersama dengan kemiringan 45 derajat ini. Padahal, sesungguhnya bukan cuma Emen yang jadi penyebab semua kecelakaan itu. Lalu siapa? Melalui jurnalrisa dan Kisah Tanah Jawa, inilah sosok yang menjadikan emen sebagai tanjakan paling angker di Indonesia.

Taing atau yang lebih akrab disapa Emen mengalami kecelakaan pada Desember 1956. Menurut pengakuan anak kandungnya, Wahyu –yang sempat diwawancarai – kecelakaan selanjutnya terjadi dikarenakan rem blong supaya kendaraannya menabrak tebing dan terbakar. Wahyu termasuk menjelaskan terkecuali ayahnya selamat dan tidak meninggal sementara itu. Bersama seorang kondektur bernama Adna, Pak Emen dibawa ke Rancabadak dan baru meninggal dua bulan setelahnya. Hingga sekarang, Pak Emen dikuburkan di Jaya Giri (daerah Bandung Barat).
Tim jurnalrisa sempat laksanakan wawancara (mediumisasi) bersama dengan Pak Emen. Dengan berurai air mata Pak Emen menjelaskan bahwa udah tidak tersedia yang bisa ia lakukan, dikarenakan mitos berwujud lempar rokok, lempar koin, atau apalagi korban yang jatuh di tanjakan selanjutnya udah mendarah daging di benak tiap-tiap pengemudi. Pak Emen sendiri sesungguhnya bukan penyebab dari semua kecelakaan yang tersedia di tanjakan yang terletak di Jawa Barat ini.

Investigasi mirip termasuk dijalankan oleh tim Kisah Tanah Jawa. Melalui Om Hau, tim ini berkunjung ke ikon mobil rusak beserta postingan berhuruf besar “JANGAN IKUTI JEJAK KAMI, Utamakan Keselamatan” di sana. Hampir mirip bersama dengan yang dijalankan oleh jurnalrisa, tim ini termasuk menjelaskan bahwa kecelakaan yang tersedia tidak tersedia sangkut pautnya bersama dengan Pak Emen. Di tanjakan ini, kecelakaan bisa disebabkan oleh dua hal: secara tekhnis (rem blong, kendaraan benar-benar ngebut, dan juga kondisi kendaraan yang rusak), dan juga non tekhnis (yang disebabkan oleh penunggu lain di red line (jalur merah).

Sosok selanjutnya mengemukakan bahwa kecelakaan yang terjadi dikarenakan ketidak hati-hatian pengemudi, kurang ingat tuhan, atau sesungguhnya ulah jahil para penghuni yang menempati wilayah tersebut. Cara yang ditempuh oleh si penunggu yang jahil ini termasuk bermacam-macam, terasa dari sebabkan pengemudi terasa mengantuk, perasaan blank, sampai kabut yang sebabkan pemandangan jadi kabur.

Kunjungi Juga : Kisah Misteri

Dari sekian banyak ‘mahkluk lain’ yang jadi penghuni di Tanjakan Emen, yang terlihat adalah sosok memakai helm yang meninggal dikarenakan kecelakaan, Laki-laki bersama dengan muka rusak, sesosok perempuan, dan juga Laki-laki bernama Encep yang mengalami kecelakaan sampai ia hangus terbakar.

Dari dua kanal YouTube yang sesungguhnya dekat bersama dengan dunia lain di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa tidak semua yang terjadi dikarenakan ulah Pak Emen ya, Sahabat. Karena daerah ini termasuk jadi tidak benar satu destinasi pembuangan syarat pesugihan supaya kerapkali meminta tumbal, layaknya yang dikatakan oleh Om Hau.

Kalau penulis sih, setuju bersama dengan apa yang dikatakan oleh dua tim di atas. Daripada menyalahkan Pak Emen, lebih baik kirim doa dan Al-fatihah tiap-tiap kali lewat jalan tersebut. Karena Pak Emen termasuk masih memiliki keluarga (anak dan cucu) yang pastinya sedih mendengar terkecuali tersedia kecelakaan yang disangkutpautkan bersama dengan nama Pak Emen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *